Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juni 2015

Dorong Pemanfaatan Energi Laut, Menteri ESDM Luncurkan Hari Nusantara

Cirebon -Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said hari ini meluncurkan Peringatan Hari Nusantara ke-15 tahun 2015. Acara ini dilangsungkan berlangsung di Pelabuhan Nelayan Nusantara Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat.

Jumat, 29 Mei 2015

KRI Bung Tomo Sukses Luncurkan Rudal Exocet di Laut Jawa

Foto: Dinas Penerangan Komando
Armada RI Kawasan Timur
Jakarta - KRI Bung Tomo-357 melakukan uji coba sistem persenjataannya dengan meluncurkan Rudal Exocet MM-40 Blok II di Laut Jawa. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan sistem senjata armada terpadu (SSAT) yang dimiliki TNI Angkatan Laut.

Rabu, 27 Mei 2015

Rumput Laut Bisa Hasilkan 500 Produk, Tapi RI Malah Ekspor Mentah

Jakarta -Indonesia dikenal sebagai salah satu produksi rumput laut terbesar di dunia. Namun siapa sangka, mayoritas rumput laut yang diekspor justru dalam bentuk bahan mentah ketimbang produk jadi. Padahal, rumput laut bisa menghasilkan 500 produk, termasuk energi ‎ramah lingkungan.

Kamis, 04 September 2014

RI-Singapura setujui batas wilayah laut

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Singapura K. Shanmugam telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Penetapan Garis Batas Laut Wilayah di Bagian Timur Selat Singapura pada Rabu (3/9).
Penandatanganan itu dilakukan di sela-sela kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Singapura pada 2--4 September, demikian siaran pers yang diterima ANTARA dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rabu.

Senin, 30 Juni 2014

RI-FIJI PERKUAT KERJASAMA KELAUTAN DAN PERIKANAN

Penyelenggaraan KTT ke-2 The Pacific Islands Development Forum di Fiji tahun ini menjadi momen yang sangat berharga bagi Pemerintah Indonesia. Pasalnya Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono menjadi tamu utama dan akan menjadi pembicara kunci pada KTT tersebut.

Rabu, 25 Juni 2014

Launching Hari Nusantara 2014

Potensi sumberdaya kelautan Indonesia sekira kurang lebih 3000 triliun rupiah/tahun belum tergarap secara maksimal sehingga belum memberikan arti yang signifikan bagi pembangunan. Laut belum dilihat sebagai sumber pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, pemecah masalah kemiskinan sebagaimana diharapkan dalam kebijakan pembangunan nasional.

Kamis, 12 Juni 2014

LAUT DUKUNG KETAHANAN PANGAN

kkp.go.id - Sektor kelautan mempunyai kontribusi sangat besar bagi ketahanan pangan dunia. Khusus di wilayah Asia Pasifik saja, perikanan skala kecil berkontribusi terhadap penghidupan sedikitnya 357 juta orang. Apalagi dua pertiga produk perikanan dunia berada di kawasan Asia Pasifik. Demikian juga lautan Indonesia yang luasnya mencapai 5,8 juta km2 menyediakan sumber pangan melimpah. Lautan menyediakan sumber pangan berupa ikan, krustasea, kerang-kerangan dan rumput laut. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo di Jakarta, Sabtu (31/5).

Kawasan Segitiga Terumbu Karang

Kawasan Coral Triangle meliputi perairan enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia (kawasan Sabah), Filipina, Timor-Leste, Papua Nugini (bagian Timur) dan Kepulauan Solomon. Kawasan tersebut membentang seluas hampir 6 juta kilometer persegi di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Kawasan ini memiliki biodiversitas tinggi, lebih dari 500 spesies terumbu karang, 3.000 spesies ikan, dan hutan mangrove yang luar biasa luasnya. Bila ditarik garis mengelilingi wilayah laut ini, maka seolah-olah kawasan tersebut berbentuk segitiga sehingga kawasan ini disebut sebagai kawasan segitiga karang (Coral Triangle Region).

Laut dan Manfaatnya

Hasil gambar untuk laut indah di indonesia
 riaupos.co. Indonesia adalah sebuah negara maritim terbesar dunia. Lebih dari 70 persen luas wilayahnya terdiri dari lautan yang membentang dari ujung utara Pulau Sumatera sampai ke ujung selatan Irian Jaya. Indonesia juga bisa disebut sebagai negara kepulauan terbesar dan terluas dunia, karena semua wilayah daratannya merupakan gugusan pulau-pulau yang membentang antara Benua Asia dan Benua Australia yang sering juga disebut dengan zamrudnya khatulistiwa. 

Solusi Cawapres Hatta Rajasa Atasi Biaya Distribusi Logistik yang Tinggi

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon wakil presiden RI nomor urut 1, Hatta Rajasa mengatakan Indonesia perlu membangun sejumlah pelabuhan baru bertaraf International sebagai pendukung untuk mengembangkan industri maritim Indonesia yang kuat dan disegani negara lain.

Inilah Rencana Aksi Prabowo-Hatta Menuju Negara Maritim yang Berdaulat

RMOL. Merancang dan membangun Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat, bermartabat dan berdaya saing tidak mudah. Di sisi lain, segala persyaratan yang dimiliki Indonesia sangat memungkinkan mewujudkannya.

Hatta : Indonesia harus menambah pelabuhan bertaraf internasional

Bandung (ANTARA News) - Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa mengatakan Indonesia perlu menambah pelabuhan bertaraf internasional untuk menjadi negara maritim yang kuat, maju dan berkembang.

Jokowi: Tol Laut Bukan Jalan di Atas Laut

BANDUNG, KOMPAS.com — Calon presiden RI, Joko Widodo, mengungkapkan ide untuk mengefisienkan distribusi logistik antar-pulau di seluruh Indonesia dalam presentasi singkat berjudul "Restorasi Maritim" pada Seminar Nasional Bidang Kelautan dan Launching Hari Nusantara 2014 memperingati Hari Kelautan Sedunia, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu (11/6/2014).

"Tips" Jokowi Selamatkan Dana Rp 300 Triliun yang Hilang dari Laut

BANDUNG, KOMPAS.com — Calon presiden Joko Widodo memberikan presentasi singkat berjudul "Restorasi Maritim" dalam Seminar Nasional Bidang Kelautan dan peluncuran Hari Nusantara 2014, Rabu (11/6/2014).

Bicara soal Kelautan, Jokowi Janjikan Kejayaan Era Sriwijaya

BANDUNG - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Joko Widodo mengatakan bahwa potensi sumber daya laut Indonesia mencapai 12 juta hektar. Namun, setiap tahun Indonesia justru mengalami kerugian sekitar Rp14 triliun akibat pencurian hasil laut.

Rabu, 11 Juni 2014

Kasal luncurkan dua buku tentang kedaulatan laut Indonesia

foto: yp
Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) TNI Laksamana Marsetio hari ini meluncurkan dua buku hasil karyanya berjudul 'Sea Power Indonesia' dan 'Paradigma Baru TNI AL Kelas Dunia' di Auditorium Yos Sudarso, Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan. Kedua buku itu diluncurkan guna menjadi referensi dalam pertahanan kedaulatan laut di Indonesia.

Tasya Kamila: Laut Indonesia Paling Indah

Liputan6.com, Jakarta Laut menjadi salah satu tempat wisata favorit Tasya Kamila. Dan bagi Tasya, laut Indonesia adalah yang paling bagus dan indah di dunia. Apalgi, Indonesia bukan hanya mempunyai satu objek wisata laut saja, tetapi banyak.

Selasa, 10 Juni 2014

Lautan Indonesia Mampu Serap Karbon 138 Juta Ton


Emisi gas rumah kaca termasuk karbon dioksida (CO2) yang berasal dari aktivitas manusia telah merubah iklim dunia, dan upaya untuk menguranginya menjadi topik utama berbagai diskusi tentang perubahan iklim global saat ini. Baru baru ini, para ilmuwan menemukan fungsi penting dari ekosistem pesisir dan laut tropis sebagai penyerapan dan penyimpanan karbon, yang dikenal dengan karbon biru (Blue Carbon).

KKP DORONG PERAN SERTA NELAYAN KEMBANGKAN SEKTOR KP


Nelayan merupakan salah satu potensi sumberdaya yang sangat penting bagi Indonesia sebagai negara maritim dengan 2/3 luasan lautan. Nelayan menjadi pelaku utama dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan terutama dalam menyediakan bahan pangan bergizi bagi masyarakat, menyediakan bahan baku untuk kegiatan usaha di sektor hilir dan turut serta dalam menjaga dan menegakkan kedaulatan bangsa di laut.

KKP Tetapkan Nusa Penida Sebagai Kawasan Konservasi Perairan


Perairan Nusa Penida memiliki keaneka ragaman hayati tinggi dimana terdapat sekitar 149,05 Ha terumbu karang dengan 296 jenis karang. Perairan yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali ini termasuk kawasan segitiga terumbu karang dunia (the global coral triangle) yang saat ini menjadi prioritas dunia untuk dilestarikan. Kawasan ini memiliki 576 jenis ikan, lima diantaranya jenis ikan baru.