Tampilkan postingan dengan label Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 Juni 2015
Dorong Pemanfaatan Energi Laut, Menteri ESDM Luncurkan Hari Nusantara
Cirebon -Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said hari ini meluncurkan Peringatan Hari Nusantara ke-15 tahun 2015. Acara ini dilangsungkan berlangsung di Pelabuhan Nelayan Nusantara Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat.
Rabu, 27 Mei 2015
Pemerintah Dorong Pebisnis Tuna Sertifikasi MSC
REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong dunia usaha bidang perikanan, khususnya tuna untuk mendapatkan sertifikasi Marine Stewardship Council (MSC). Hal ini didorong desakan konsumen dunia tentang kelestarian sumber daya ikan yang memaksa mayoritas retailer besar di Amerika dan Eropa berkomitmen hanya membeli produk perikanan tuna yang disertifikasi MSC.
Inilah Temuan Awal Satgas Illegal Fishing di Sektor Kelautan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membentuk Tim Satgas Anti Ilegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing pada akhir 2014, dengan salah satu tugas melakukan evaluasi dan audit kepatuhan terhadap seluruh kapal perikanan di atas 30 gross tonnage (GT) yang beroperasi di perairan Indonesia.
Alasan Menteri Susi Gaet Faisal Basri
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan alasan mengapa dirinya memilih Mantan Kepala Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Faisal Basri untuk bergabung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai Tim Anti-Mafia Kelautan dan Perikanan.
Senin, 30 Juni 2014
Rabu, 25 Juni 2014
Negara Kepulauan Harus Menjadi Pola Dasar Pembangunan Pemerintah Mendatang
Presiden
sebagai pemimpin tertinggi lembaga eksekutif dan kepala negara memiliki
peran utama menghasilkan kebijakan dalam gerak-majunya pembangunan.
Bertolak dari fungsi dan peranan Presiden, maka sudah sepatutnya jika
bangsa Indonesia dan pemangku kepentingan di bidang kelautan menghendaki
para Calon Presiden yang akan maju dalam pemilihan presiden tanggal 9
Juli 2014 nanti memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik terhadap
bidang kelautan di Negara Kepulauan. Kebijakan pembangunan Indonesia ke
depan perlu memperhatikan dua hal penting, yaitu Pola Dasar dan Modal
Dasar Pembangunan.
Kamis, 12 Juni 2014
Tata Ruang Laut, Dukung Pemanfaatan Laut Optimal dan Lestari
kkp.go.id - Salah satu poin penting dalam kebijakan kelautan Indonesia untuk pemanfaatan potensi kelautan adalah Ocean Governance Policy. Kebijakan tata kelola kelautan (Ocean Governance Policy) akan menciptakan sistem tata kelola kelautan nasional yang komprehensif, terintegrasi, efektif, dan efisien. Kebijakan tata kelola kelautan tersebut disusun guna mewujudkan negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasis kepentingan nasional. Demikian ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, di Jakarta, Senin (26/5).
LAUT DUKUNG KETAHANAN PANGAN
kkp.go.id - Sektor kelautan mempunyai kontribusi sangat besar bagi ketahanan pangan dunia. Khusus di wilayah Asia Pasifik saja, perikanan skala kecil berkontribusi terhadap penghidupan sedikitnya 357 juta orang. Apalagi dua pertiga produk perikanan dunia berada di kawasan Asia Pasifik. Demikian juga lautan Indonesia yang luasnya mencapai 5,8 juta km2 menyediakan sumber pangan melimpah. Lautan menyediakan sumber pangan berupa ikan, krustasea, kerang-kerangan dan rumput laut. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo di Jakarta, Sabtu (31/5).
Label:
berita,
ikan,
Indonesia,
Kementerian Kelautan dan Perikanan,
Ketahanan Pangan,
KKP,
laut
MANADO JADI IBUKOTA TERUMBU KARANG DUNIA
16/05/2014 - : Siaran Pers KKP
Manado tahun ini kembali menjadi lokasi penyelenggaraan konferensi kelautan tingkat dunia, kali ini yang dihelat adalah Konferensi Terumbu Karang Tingkat Dunia (World Coral Reef Conference/WCRC) 2014. Setelah sebelumnya pada tahun 2009 dilaksanakan Konferensi Kelautan Tingkat Dunia (World Ocean Conference/WOC) danCoral Triangle Initiative (CTI) Summit, yang di prakarsai oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Selasa, 10 Juni 2014
MenKP melepas Ekspedisi Bhakesra Nusantara-Sail Raja Ampat
Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra) IV sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar dan terpencil, demikian disampaikannya saat memberikan sambutan pelepasan Bhakesra di Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (6/6).
KKP DORONG PERAN SERTA NELAYAN KEMBANGKAN SEKTOR KP
Nelayan merupakan salah satu potensi sumberdaya yang sangat penting bagi Indonesia sebagai negara maritim dengan 2/3 luasan lautan. Nelayan menjadi pelaku utama dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan terutama dalam menyediakan bahan pangan bergizi bagi masyarakat, menyediakan bahan baku untuk kegiatan usaha di sektor hilir dan turut serta dalam menjaga dan menegakkan kedaulatan bangsa di laut.
Senin, 09 Juni 2014
Blue Economy Potensial Wujudkan Jutaan Wirausaha Baru
Pembangunan industrialisasi kelautan dan perikanan yang berbasis pada Ekonomi Biru (Blue Economy), membutuhkan dukungan pengetahuan dan teknologi. Implementasinya akan membutuhkan cutting-edge innovations yang tidak hanya mampu memanfaatkan sumberdaya alam secara berkelajutan, akan tetapi yang lebih konkrit adalah berupa inovasi sistem produksi bersih tanpa limbah.
Label:
berita,
Blue Economy,
Indonesia,
Kementerian Kelautan dan Perikanan,
KKP,
laut
Langganan:
Postingan (Atom)




